Touring ke Gunung Bromo

Liburan akhir tahun kami memutuskan untuk touring ke gunung bromo yang terletak di provinsi jawa timur. perjalanan kami dimulai dari rumah orang tua kami yang berada di kendal jawa tengah. sayangnya cuaca pada akhir tahun di indonesia sering kali tidak menentu dan cenderung basah. namun kondisi tersebut tidak mengurungkan tujuan kami.

sebelum berangkat kami mengemas barang bawaan ke dalam box motor. kami hanya membawa barang yang kami perlukan saja seperti pakaian, toolkit dan beberapa sparepart cadangan. kami juga mengecek keadaan motor kami untuk memastikan dapat digunakan dengan baik.

perjalanan dimulai dengan cuaca hujan gerimis sehingga kami harus mengenakan pakaian hujan lengkap. dari jawa tengah sampai jawa timur rata rata hujan sehingga kami selalu mengenakan jas hujan. sekitar pukul sembilan malam kami telah sampai di kota wisata batu. kami memutuskan untuk mencari penginapan disana untuk istirahat.

setelah matahari terbit kami kembali melanjutkan petualangan kami menuju gunung bromo. rute yang kami lewati adalah melalui sisi barat melalui kota malang dengan waktu tempuh dua jam. jalan yang kami lewati bervariasi. dari jalan rata, jalan berkelok kelok, menanjak dan ketika hendak mencapai puncak kami melewati jalan sempit dan menanjak. kami bersyukur karena motor kami dapat melewati jalan yang ekstrim tersebut.

setelah dipuncak kami bertemu dua jalan yang bercabang. belok kanan akan membawa ke arah gunung semeru dan belok kiri akan membawa menuju arah lautan pasir dan kawah bromo. kami putuskan mengabil arah kiri dan menuju gunung bromo. beberapa km kemudian jalan aspal sudah tidak ada lagi yang kami lihat adalah padang sabana dan pasir yang sangat luas. kami berhenti cukup lama di sana sambil mendokumentasikan pemandangan.

kami tidak memutuskan untuk melewati lautan pasir. kami khawatir akan kesulitan melewati lautan pasir karena motor kami tidak didesain untuk offroad sehingga dijamin akan kesusahan melewati trek itu. kami hanya mengitari padang sabana yang sangat luas dan berhenti disana bersama banyak orang yang kebetulan juga berkunjung ke sana.

akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke kota melanjutkan perjalanan kembali karena cuaca buruk. kami sangat puas dengan pemandangan yang kami lihat dan pengalaman mengendarai motor di trek yang cukup ekstrim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.