Oli Diesel untuk Motor

Oli Diesel adalah oli yang diperuntuhkan untuk mesin diesel. kandungan oli diesel sangat pas untuk mesin tersebut sehingga akan menjaga keawetan mesin diesel. lantas apakah oli diesel ini dapat digunakan untuk mesin bensin? jawabanya bisa saja, namun tetap kurang pas karena kandungan oli diesel dan Oli mesin bensin berbeda. salah satu perbedaan dari keduanya adalah kandungan detergen dimana oli diesel lebih banyak mengandung detergent atau pembersih. itu karena mesin diesel lebih banyak meninggalkan kotoran didalam mesin sehingga membutuhkan oli yang dapat cepat membersihkanya. selain itu komponen dan bahan dari mesin diesel lebih kuat dari pada mesin bensin, sehingga dengan kadungan detergen yang banyak tersebut tidak masalah untuk komponen mesin diesel. sebaliknya jika oli dengan kandungan detergen yang banyak digunakan oleh mesin bensin, maka komponen mesin bensin dapat terpengaruh dengan kandungan detergent yang banyak tersebut. oleh karena itu oli diesel untuk motor tidak disarankan karena tidak sesuai dengan tujuannya.

Pentingnya memeriksa kondisi ban motor

Ban adalah komponen yang berfungsi menyalurkan tenaga motor dari mesin ke pwrmukaan tanah sehingga motor dapat melaju. Ban sebagian besar terbuat dari karet sehingga memiliki sifat elastis sehingga akan mengurangi efek getaran yang ditimbulkan karena permukaan jalan yang kurang rata.

Seiring pemakaian kendaraan maka ban makan memgalami pengurangan atau keausan sehingga akan menjadi lebih tipis. Kondisi ban yang tipis mngakibatkan ban midah bocor ataupun kehilangan leseimbangan sehingga mengurangi lenyamanan berkendara bahkan membahayakan.

Pengalaman pribadi saya bahwa ban yang tipis membuat motor menyadi tidak stabil dan suspensi sedikit agak keras. Selain bahaya juga membuat badan cepat lelah karena lebih berusaha mensetabilkan motor saat berkendara. Ada acuan dari pabrikan dalam kasus ini motot honda dengan ukuran ban belakang 3.00 dan depan 2.75 inc. Untuk ban belakang batan minimal ulir adalah 2 mm sedangkan depan adalah 1 mm. Sebaiknya periksa ketebalan ulir ketika akan bepergian jauh atau jika motor sudah dipakai beberapa lama. Jika kendaraan dipakai rutin biasanya 8 bulan ban nelakang sudah saatnya diganti, sedangkan ban depan dapat bertahan sampai 10 bulan lebih tergantung merek, apabila kualitas bagus bisa leboh panjang intervalnya. Patokan diatas saya menggunakan ban merek IRC tipe NR25 (BELAKANG) dan NF25 (DEPAN).

 

 

 

Minat Terhadap Sepeda Motor

belakangan ini saya sering menulis tentang dunia otomotif terutama berkaitan dengan sepeda motor. bagi saya motor adalah sebuah alat yang membantu manusia dalam beraktifitas sehari hari. hampir semua lapisan masyarakat menggunakan kendaraan roda dua ini. sayapun termasuk kedalam kelompok tersebut.

ketika kuliah kendaraan utama saya adalah sepeda motor. selain irit juga sangat fleksibel menyesuaikan dengan medan yang dilalui mulai dari jalan raya sampai gang sempit apalagi ketika menemui kemacetan sepeda motor lebih gesit karena bisa terus berjalan apabila ada celah sempit sehingga dapat sampai tempat tujuan dengan lebih cepat.

kendala yang saya alami adalah lelah. lelah ini disebabkan karena sering menggendong tas punggung dan minimnya perawatan pada sepeda motor. logikanya pundak menahan setang motor dan tas punggung dan ditambah kemacetan membuat badan cepat lelah. selain itu perawatan yang minim membuat performa motor menjadi berkurang. motor yang lambat atau loyo akan membuat pengendara lebih lelah (pengalaman pribadi). seperti contoh motor manual yang rantainya jarang dilumasi akan berat tarikanya, sepeda motor yang sockbreker tidak pernah diservice akan keras bantinganya sehingga akan berefek kepada tubuh pengendara.

setelah lama berfikir akhirnya saya menduga selain faktor fisik yang saya miliki ada faktor lain yang menyebabkan tubuh menjadi lelah. faktor lain tersebut adalah karena sepeda motor sudah tidak mengeluarkan performa seperti baru nya. dari sini saya akhirnya mencoba dengan cara memeriksa komponen motor yang diperkirakan sudah saatnya diganti. saya mendapat beberapa komponen yang mempengaruhi kenyamanan berkendara. komponen-komponen tersebut diantaranya :

  1. ban
  2. grip gas
  3. Rantai dan Gir
  4. Sockbreker depan hanya ganti oli (sock belakang masih layak pakai)
  5. Konstir
  6. sistem Pengereman
  7. Pelumasan (mesin dan part yang membutuhkan pelumas)
  8. Lampu
  9. Klakson
  10. stelan celah klep
  11. Busi
  12. Stelan Kompling

setelah semua komponen tersebut dibetulkan dan diganti motor menjadi nyaman sehingga berkendara akan semakin asyik dan betah. menurut pengalaman saya membawa beban pada tubuh saat berkendara akan membuat badan cepat lelah. agar terhindar dari lelah ada baiknya barang bawaan ditali di jok belakang atau memasang Top Box atau side Box untuk mempermudah barang bawaan (disesuaikan dengan ukuran motor)

berawal dari pengalaman tadi saya akhirnya belajar sedikit tentang perawatan kendaraan roda dua namun karena saya mulai berminat dengan ilmu mesin akhirnya saya juga sedikit belajar tentang mesin kendaraan roda dua ini. manfaat dari belajar ini adalah ketika perjalanan jarak jauh kita tidak akan merasa cemas atau terlalu khawatir karena sebelum perjalanan motor sudah diperiksa dan siap.